Rabu, 12 September 2012

PETUNJUK PENGGUNAAN PRINTER DTG


PETUNJUK PENGGUNAAN PRINTER DTG

i.                   PROSEDUR AWAL :
1.     Botol tinta dikocok 2-3 menit. Tutup tinta & klep dalam kondisi tertutup.
2.     Komputer dinyalakan. Buka program RIP.
3.     Maintenance printer : Headclean 2-3x.
4.     Mulai produksi.

ii.                 RUNNING PROGRAM
1.     Buka Software RIP (Icon W di klik 2 kali).
2.     Klik icon printer di bawah.
3.     Kolom Printer          : sesuaikan dengan jenis printer yang digunakan = Epson 1390.
4.     Check Paper Size    : OFF
5.     Resolusi (white)      : 2880 x 1440 (kualitas Foto : optional)
6.     Resolusi (color)       : 1440 x 1440 (text & image : optional)

iii.              PERSIAPAN KAOS SEBELUM DIPRINT :
Permukaan kaos yang akan di print disemprot air terlebih dahulu secara merata. Gunanya untuk meratakan bulu2 kaos.
1.     Semprotkan air secara merata.
2.     Ratakan dengan kuas rol. Dari atas ke bawah (1 arah saja/tidak boleh bolak-balik) lalu dari samping ke samping ( 1 arah saja/tidak boleh bolak-balik).
3.     Letakkan pada mesin Hot Press.
4.     Lapisi dengan Kertas Roti. Atur suhu pada 135° dan timer 10 detik. Lalu di press.
5.     Setelah alarm berbunyi, angkat kertas roti dengan hati-hati, diamkan sejenak. Setelah asap tidak mengepul lagi, pasang kertas roti lagi dan press untuk kedua kalinya dengan suhu & waktu yang sama (suhu pada 135° & timer 10 detik).
6.     Setelah alarm berbunyi, ambil kaos dan setting pada tray DTG.

i.SETTING GAMBAR & CETAK
1.              Open File : PNG (File harus berbentuk PNG)
2.              Areal Max. 30 x 42
3.              Color Setting
4.              Ink Channel                     : pilih tulisan yg ada huruf W-nya
5.              Ink Limit Color    : 180%
6.              Ink Limit White   : 200%
7.              White        (white ink under black) : 100%
8.              Layer generate   : 100% white
9.              Klik Logo Printer pada bagian atas :
10.          White setting     : 2x     Color  : 0
11.         Posisi Tray di luar.
12.         Klik tombol printer pada program. Tunggu printer jalan hingga posisi lampu merah tanda out of paper menyala.
13.         Masukkan tray. Jangan lupa plat didekat sensor di tekan ke bawah hingga tidak tersentuh tray!
14.         PENTING: Saat memasukkan tray harus sampai tray menyentuh dinding bagian belakang printer, agar pada saat cetak berikutnya gambar tetap presisi (tidak meleset).
15.         Ulang prosedur serupa setelah print pertama selesai.
16.         Cetak COLOR.  White Setting : 0        Color : 2x
17.         Prosedur sama seperti no.11 s/d 15.

ii.       HOTPRESS
1.              Setelah diprint biarkan kaos beberapa lama hingga kering (semakin kering semakin baik).
2.              Setting Hotpress pada suhu 130° dan waktu 5 detik.

iii.     PROSEDUR SELESAI PRINTING
Setelah semua aktivitas printing DTG selesai, rawat DTG dengan prosedur berikut:
1.     Matikan printer.
2.              Kendorkan baut cartridge tinta melalui lubang pada sisi kiri printer dengan menggunakan obeng minus (-).
3.              Pindahkan cartridge ke samping.
4.              Tetesi cap station (busa tempat dudukan head) dengan cleaner hingga penuh.
5.              Kembalikan cartridge pada tempatnya.
6.              Kunci kembali baut penahan cartridge.

PROSEDUR CETAK MENGGUNAKAN TRANSFER PAPER
1.              Setting image Mirror
2.              Setting Hotpress 180° & waktu 10 detik.

SETTING PRINTER DTG PADA PC
1.     Install Driver Printer.
2.     Install Software AcroRip.
3.     Setelah AcroRip ter-install, jika keluar pertanyaan re-start atau tidak klik NO (tidak usah restart).
4.     Buka Folder ACRORIP-CRACKED.EXE
5.     Control All – Copy – Paste ke Folder RIP pada lokasi folder software tersebut ter-install.
6.     Restart Komputer.
7.     Software yang digunakan adalah yang berlogo W pada desktop.
(Logo P digunakan untuk kaos terang : tidak usah difungsikan)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar